Maknai saja pakai hati


"Fatum brutum amorfati" 

mencintai takdir walau takdir hadir begitu brutal, kurang lebih begitu artinya.
sebuah refleksi terhadap kehidupan dan cara untuk memaknai hidup itu sendiri. Layaknya tulisan anarki yang sering terlintas, yaitu Hidupi Hidupmu sehidup-hidup nya. Yang tentunya slogan itu juga bisa hanya menjadi omong kosong atau teriakan sementara dari emosi yang kemudian dilemahkan oleh rutinitas yang tak bisa dilawan.
Ada yang mengatakan Kehidupan cuma perkara mampir ngopi dan tertawa. Tapi saya lebih setuju dengan kehidupan adalah tentang bagaimana membuat kesan dan kenangan. Jadi apapun itu, lakukan lah segala sesuatu yang berkesan, tidak peduli berguna atau tidak yang penting berkesan. Karena nanti setelah mati, satu-satunya tempat hidup kita ada pada kesan dan kenangan di dalam kepala setiap orang yang pernah kita ajak berkawan, berhubungan, atau dendam dari mereka yang berlawanan.
Dari hari ke hari, bulan ke bulan, tahun ke tahun hingga terus usia kita berkurang. Saya lebih suka menyebutnya berkurang daripada bertambah karna berkurang akan sedikit mengingatkan kita tentang mati begitu kita mengingat tentang mati secara tanpa sadar kita akan mengingat kembali apa tujuan hidup ini, mimpi, cita-cita, dan hal yang ingin kau capai dalam dunia ini. 
Dunia ini dinamis saya pernah bercita-cita untuk menjadi seorang dokter kala jaman sekolah dasar dulu, memasuki sekolah menengah pertama berubahlah cita-cita dokter menjadi seorang guru karna saya berpikir menjadi seorang guru adalah hal yang paling mulia, seiring berjalan nya waktu dan banyak sekali proses yang terjadi dalam hidup ini cita-cita saya pun berubah pula ingin menjadi manisis kala sekolah menengah kejuruan dulu. Tapi apapun yang terjadi dengan masa lalu saya itu adalah milik saya dan itu sudah menjadi masa lalu. Bukan untuk menjadi penghalang di masa depan saya. 
Apapun yang terjadi dalam hidupmu ketahuilah dan sadarlah bahwa kamu hidup tak sendirian di bumi ini, ada jutaan bahkan miliaran umat manusia. Jangan pernah berhenti melangkah dan jangan pernah menyerah. 
Yang terakhir adalah jangan pernah percaya dengan penyesalan, karena semua adalah pilihan satu arah yang tidak pernah bisa diputar balikan. 

Komentar

Posting Komentar

Postingan Populer